Begini Cara Iklan Gratis Di Facebook, {100|one hundred|a hundred}% Works!


buku Kurikulum Facebook Bisnis buatan SMK Swadaya (doc istimewa)Yanuar Aris Budiarto, pegiat Digital Business, Digital Media Enthusiast
ENERGIBANGSA.ID – Beriklan di {facebook|fb} memang mempermudah targetting market, karena bisa menyasar segmentasi calon konsumen secara {detail|element}, mikro, dan tertarget.

Seperti memasang {target|goal} segmentasi berdasarkan usia, lokasi tertarget, minat tertentu, dan jenis handphone yang digunakan. Itu semua bisa dilakukan di {facebook|fb} {ads|advertisements|adverts}.

Namun beriklan di {facebook|fb} Ads tidaklah {gratis|free of charge}, alias berbayar! Yah… gimana dong, buat new comers yang baru mau belajar di {internet|web} {marketing|advertising|advertising}?

Nah, buat para pebisnis pendatang baru yang {budget|price range|finances} iklannya minim. Sambil nunggu punya modal dan belajar ilmu beriklan di Facebook (FB) Ads, maka Anda bisa jualan metode gratisan di akun FB biasa ({personal|private}).

Meskipun hasilnya tidak secepat jangkauan FB Ads, dan tidak sedetail FB Ads, tapi cara gratisan ini jika dijalankan dengan serius, dengan strategi yang benar maka tetap bisa menghasilkan.

Bagaimana cara iklan {manual|guide|handbook} di {facebook|fb} {personal|private}? Berikut ada beberapa {tips|ideas|suggestions} yang harus dilakukan :

1] Buat Akun FB dan Strategi Branding
Buatlah akun Facebook khusus untuk jualan, pasang foto profil dan timeline {cover|cowl} yang keren dan mampu meningkatkan ketertarikan serta kepercayaan orang baru terhadap Anda.

Buatlah branding jualan Anda, {brand|model} toko yang {recommended|beneficial|really helpful}, atau bahkan mungkin juga {personal|private} branding diri Anda, bahwa Anda adalah {seller|vendor} yang amanah.

2] Posting Status Terpola, Terkonsep, dan Terjadwal
Buatlah {status|standing} terpola, terkonsep, dan terjadwal. Susun postingan variatif; antara sharing, hardselling, quote santai, pencitraan, softselling.

Jangan jualan dengan cara yang sama melulu. Orang akan bosan dan gak akan terarik jika langsung ditawari terus-menerus.

Buatlah postingan yang sekiranya disukai oleh calon konsumen Anda.

{3|three}] Add Friend Tertarget
Facebook memberikan kesempatan pada kita untuk berteman dengan 5.000 orang. Anda harus memanfaatkannya untuk menyeleksi orang-orang yang tertarget saja.

Misalnya, Anda mau jualan baju gamis, maka pilihlah teman-teman perempuan muslimah, yang sekiranya suka {fashion|style|trend}.

{4|four}] Interaksi Secara Rutin
Kenali teman FB Anda dan berusahalah menjadi lebih dekat dan membuat mereka {familiar|acquainted} dengan Anda. Like, {comment|remark}, share, inbox adalah cara yang bisa Anda gunakan.

Ingat, rumusnya LKS: like, Komentar, Share. Jika sudah kenal cukup dekat, mulailah inbox agar algoritma {facebook|fb} mendekatkan interaksi Anda dengan teman-teman tertarget anda.

5] Duplikasi
Jika langkah 1 sampai {4|four} dipraktekan dengan serius dan istiqomah, biasanya sudah kelihatan hasilnya yaitu mampu meningkatkan {awareness|consciousness} dan meningkatkan interaksi, sehingga meningkatkan penjualan.

Nah, jika sudah seperti itu, maka silakan buat akun Facebook {personal|private} kedua, ketiga dan seterusnya, dengan mengulangi langkah 1 – {4|four} lagi.

Jadi disini Anda membangun branding melalui konten, membuat orang lain {familiar|acquainted}, berinteraksi sehingga ketika Anda menawarkan sebuah produk, mereka akan memberikan perhatian dan jika seusuai dengan kebutuhan mereka akan membelinya juga.

Cara seperti ini memang tidak instan tetapi lebih efektif dibandingkan dengan spaming dengan cara jualan hardselling di grup orang lain, di kolom komentar postingan orang lain bahkan inbox setiap orang padahal sama sekali belum saling kenal. Selamat mencoba!

Yanuar Aris Budiarto, penulis buku “Kurikulum Facebook Bisnis”